BALITA dan Tekhnologi
Jagoan kecilku,Arga, saat ini masuk usia 2 tahun 7 bulan, ketika di sebuah perjalanan, di dalam mobil, yang entah kenapa tiba-tiba berkata dengan suara cadelnya, “Bunda, belitan adek hape tatu ni (kamsudnya, Bunda, belikan adik hp satu ni). Aku sendiri yang saat itu duduk di jok depan langsung menoleh dan menjawab, “Oiya, nanti ayah belikan yang seperti kemarin yang bunyi tulit-tulit ya?”. Memang sebelumnya aku pernah belikan dia handphone mainan seharga goceng yang bisa bunya tulit-tulit.
Tapi apa jawab si kecilku? sambil senyum dan menunduk seperti orang menahan malu dia menjawab,” Mamau, mau yang cepeti punya ayah dan bunda” (kamsudnya, Nggak mau..mau yang seperti punya ayah dan bunda). Aku dan istriku kaget dan nggak nyangka balita seusianya sudah tahu minta dibelikan ponsel. Lha, nanti kalau sudah SD trus SMA mau seperti apa jenis permintaannya? Begitu cepatnya perkembangan tekhnologi dan begitu familiarnya tekhnologi dengan manusia sampai-sampai anak usia di bawah batita (bayi tiga tahun) saja sudah mulai mengerti dan bisa membedakan antara ponsel mainan dan ponsel sungguhan. Aku jadi ingat di tahun 1974-an ketika aku seusia anakku sekarang ini, saat itu aku cuma bisa main air, tanah, kotor-kotoran dan lari-larian. Televisi saja waktu itu di kampung yang punya masih satu-satu. Berarti, kira-kira di tahun 2040 manakala jagoan kecilku berusia sama dengan usiaku saat ini dan punya balita, permintaan dan pertanyaan apa yang bakal terlontar? Hanya waktu yang bisa menjawabnya……
2 Komentar »
Tinggalkan Balasan
-
Terkini
-
Tautan
-
Arsip
- Maret 2011 (1)
- Januari 2008 (1)
- Oktober 2007 (4)
- Juli 2007 (3)
- Juni 2007 (3)
- Mei 2007 (1)
- April 2007 (1)
- Maret 2007 (3)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
Balita sekarang mang laen… ga kayak seseorang nun jauh di sana pake triport biar nyaingin iPod (mentang2 sama lafal belakang), hehehe balita juga seh..
bawah lima puluh tahun maksudnya!!!!
sekarang sudah eranya Ipad tapi kok belum terbit tripadnya ya?