Nyuwun Sewu….

Masih belajar…..harap maklum

KUMPULE BALUNG PISAH

Lebaran tahun 2008…. sebenarnya gak ada rencana mudik. tapi tiba-tiba ingin mudik. Akhirnya dengan sedikit monek (modal nekat) karena pas hari mau berangkat, aku masih sempat ngantor dan masih sempat memberi sedikit bekal wejangan (ceile!) buat rekan-rekan sekantor yang akan aku tinggal mudik. Sore, habis tutup kantor setelah seharian kerja,akhirnya dengan sisa tenaga yang ada, aku harus berjuang melawan perjalanan panjang….(nyetir sendiri,masih dalam kondisi puasa, dan tentunya menjaga keselamatan keluarga selama perjalanaan). Perjalanan mudik waktu itu kutempuh kurang lebih selama 24 jam duduk di belakang kemudi. Sempat istirahat juga sih sebentar, mampir tiduran di SPBU. Alkisah, Alhamdulillah akhirnya selamat juga sampai di Kota Harapan tepat tiga hari sebelum lebaran. Kebetulan beberapa hari setelah Lebaran teman-teman alumni SMANSAL (SMAN 1 SALAMAN, MAGELANG) mengadakan acara reuni kecil-kecilan. Aku yang penasaran, karena pada saat reuni sebelumnya yang digelar di Sekolah tercinta aku tidak bisa hadir, akhirnya datang juga. Saat memasuki arena Reuni tadinya aku sempat heran kok yang datang Ibu-ibu dan Bapak-bapak ya?…..Hehehe…nggak ngerasa ya padahal aku juga sudah cukup umur. setelah 18 tahun gak pernah ketemu dan loss contact dengan beberapa teman, aku harus mengingat-ingat lagi ini siapa itu siapa. Bahkan ada teman yang sudah mengaku kalau dia namanya si Anu, tapi tetap gak terpikir dalam ingatanku dia itu siapa. Ternyata kesibukan dan beban kerja selama ini mungkin telah menguras beberapa bagian memoriku ya? Tapi apapun itu dan siapapun dia aku merasakan seperti menemukan kembali masa-masa dan keceriaan di kala SMA yang sempat hilang dan terlupakan. Aku merasakan “like deja vu” ketika kami kembali asyik ngobrol dan bercengkerama seperti belasan tahun yang lalu. Melihat penampilan teman-teman lama mengingatkan kembali memoriku akan masa dulu. Beberapa teman ada yang masih seperti dulu, tapi tidak sedikit yang sudah banyak berubah, tambah gemuk, tambah tua (pastinya…), tambah kebapakan…dll… Bahkan, untuk para Ibu-ibu, gak kebayang deh dia itu siapa…abis berubah drastis banget. Bingung ngingetnya!! Tapi memang ternyata Reuni selain bisa membangkitkan memori juga bisa sedikit melonggarkan beban pikiran karena kita jadi merasa seperti saat masih berkumpul dulu. Sayang….waktu itu para mantan Bapak dan Ibu guru tidak ada yang hadir jadi keceriaan kami terasa kurang lengkap. Tapi bagaimanapun, aku merasa sangat senang bertemu kembali sama teman-teman yang dulu suka usil, nyeleneh, unik, yang suka nyebelin, yang baik hati…karena mereka sekarang sudah menjadi orang yang berbeda… Tapi keceriaan itu cuma sebentar karena kami harus kembali berpisah untuk kembali ke “habitatnya” masing-masing dan pulang dengan membawa kenangan indah untuk dijadikan pemacu semangat dalam mengarungi hidup. Terima kasih kawan, selamat berjuang kembali dan semoga kita dapat dipertemukan kembali dalam suasana yang lebih baik. Kalau ada sumur di ladang boleh kita mencuci panci, kalau ada umur yang panjang boleh kita reuni lagi….

Maret 15, 2011 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.